perryquinn – Ajang lari bukan lagi sekadar soal kecepatan mencapai garis finis atau memecahkan rekor pribadi. Kini, semakin banyak penyelenggara event olahraga yang mulai memikirkan dampak lingkungan dari setiap kegiatan yang mereka gelar. Hal inilah yang menjadi fokus utama Maybank Marathon 2026, yang kembali menghadirkan konsep keberlanjutan melalui berbagai program pelestarian lingkungan.

Maybank Marathon yang akan digelar pada 23 Agustus 2026 di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, tidak hanya mengajak ribuan pelari untuk hidup sehat, tetapi juga mendorong mereka ikut berkontribusi dalam mengurangi jejak karbon. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Maybank Indonesia untuk menghadirkan ajang maraton yang menargetkan netral karbon pada 2030.

Tema “Jejak Hijau” Jadi Fokus Utama

Pada penyelenggaraan tahun ini, Maybank Marathon mengusung tema “Jejak Hijau”, sebuah inisiatif yang menempatkan keberlanjutan sebagai bagian penting dari keseluruhan penyelenggaraan acara.

Konsep tersebut tidak hanya berbicara mengenai pengurangan sampah selama perlombaan, tetapi juga mencakup pengukuran emisi karbon, penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan, hingga edukasi kepada peserta agar menerapkan gaya hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Melalui tema tersebut, setiap langkah yang dilakukan para pelari diharapkan tidak hanya menghasilkan pencapaian pribadi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi bumi.

Mengukur Emisi Karbon Secara Menyeluruh

Salah satu langkah yang cukup menarik adalah penggunaan sistem pengukuran emisi karbon secara menyeluruh.

Maybank Indonesia kembali bekerja sama dengan perusahaan climate-tech Jejakin untuk menghitung emisi karbon yang dihasilkan selama penyelenggaraan marathon. Perhitungan ini tidak hanya mencakup aktivitas di lokasi acara, tetapi juga memperhitungkan transportasi peserta, akomodasi, hingga berbagai aktivitas pendukung lainnya.

Pengukuran dilakukan menggunakan Carbon Neutral Protocol Framework, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar penyusunan strategi pengurangan emisi pada penyelenggaraan berikutnya.

Transportasi Jadi Penyumbang Emisi Terbesar

Marathon

Berdasarkan evaluasi penyelenggaraan sebelumnya, diketahui bahwa sebagian besar emisi karbon berasal dari perjalanan peserta menuju lokasi acara serta kebutuhan akomodasi selama mengikuti marathon.

Temuan tersebut membuat penyelenggara memfokuskan berbagai inisiatif pada sektor transportasi.

Beberapa langkah yang akan diperkuat antara lain optimalisasi layanan shuttle, perluasan penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV), hingga mendorong peserta memilih moda transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu menekan emisi karbon secara bertahap tanpa mengurangi kenyamanan peserta selama mengikuti event.

Mengurangi Sampah Plastik Sekali Pakai

Komitmen terhadap lingkungan juga diwujudkan melalui pengurangan penggunaan plastik sekali pakai.

Penyelenggara mengajak peserta membawa botol minum sendiri sehingga kebutuhan botol plastik selama perlombaan dapat ditekan. Kebijakan sederhana ini dinilai mampu mengurangi timbulan sampah dalam jumlah yang cukup besar, mengingat ribuan pelari akan mengikuti berbagai kategori lomba.

Selain membantu menjaga kebersihan lokasi acara, langkah tersebut juga menjadi bentuk edukasi agar kebiasaan ramah lingkungan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mangrove Jadi Bagian dari Strategi Netral Karbon

Komitmen Maybank Indonesia terhadap lingkungan tidak berhenti pada pengurangan emisi saja.

Sebagai bagian dari roadmap menuju penyelenggaraan netral karbon pada 2030, perusahaan juga mendukung upaya pemulihan ekosistem mangrove sebagai solusi berbasis alam untuk menyerap karbon.

Mangrove dikenal memiliki kemampuan menyimpan karbon dalam jumlah besar sekaligus melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan kerusakan lingkungan.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa strategi keberlanjutan tidak hanya berfokus pada pengurangan emisi, tetapi juga pada upaya mengimbangi emisi yang tidak dapat dihindari.

ESG Menjadi Bagian dari Identitas Maybank Marathon

Dalam beberapa tahun terakhir, konsep Environmental, Social, and Governance (ESG) semakin melekat pada penyelenggaraan Maybank Marathon.

Selain aspek lingkungan, event ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM, penyedia jasa, relawan, hingga sektor pariwisata di Bali.

Penyelenggaraan marathon berskala internasional tersebut turut meningkatkan aktivitas ekonomi daerah melalui kebutuhan akomodasi, transportasi, kuliner, serta berbagai produk lokal yang dinikmati para peserta maupun wisatawan.

Dengan demikian, manfaat acara tidak hanya dirasakan para pelari, tetapi juga masyarakat sekitar.

Ajang Lari yang Mengedukasi Peserta

Maybank Marathon 2026 juga ingin membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui berbagai kampanye selama penyelenggaraan, peserta diajak memahami bagaimana aktivitas sehari-hari, termasuk perjalanan menuju lokasi lomba, dapat memengaruhi emisi karbon.

Harapannya, kebiasaan baik yang diterapkan selama event dapat terus dibawa pulang dan menjadi bagian dari gaya hidup peserta setelah perlombaan selesai.

Dengan cara ini, marathon tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga media edukasi tentang pentingnya keberlanjutan.

Target Jangka Panjang Menuju Marathon Netral Karbon

Maybank Indonesia telah menyusun roadmap bertahap menuju penyelenggaraan Maybank Marathon Netral Karbon 2030.

Roadmap tersebut mencakup pengukuran emisi secara konsisten setiap tahun, peningkatan penggunaan transportasi rendah emisi, penerapan ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah, hingga program konservasi lingkungan sebagai bagian dari strategi jangka panjang.

Pendekatan yang dilakukan secara bertahap ini diharapkan mampu menciptakan perubahan nyata tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan salah satu ajang lari paling bergengsi di Indonesia.

Maybank Marathon 2026 menunjukkan bahwa sebuah ajang olahraga dapat memberikan dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar kompetisi. Melalui tema “Jejak Hijau”, penyelenggara mengintegrasikan semangat hidup sehat dengan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengurangan emisi karbon, penggunaan transportasi ramah lingkungan, pengurangan sampah plastik, hingga pelestarian mangrove.

Komitmen menuju penyelenggaraan marathon netral karbon pada 2030 menjadi bukti bahwa olahraga dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan. Dengan melibatkan peserta, komunitas, pelaku usaha lokal, dan berbagai mitra, Maybank Marathon 2026 diharapkan menjadi contoh bagaimana event berskala internasional mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Referensi

  1. Maybank Indonesia – Maybank Marathon 2026
    https://www.maybank.co.id/en/maybank-marathon
  2. Liputan6 – Maybank Marathon 2026 Fokus Kurangi Emisi Karbon Lewat Program Jejak Hijau
  3. Metro TV – Maybank Marathon 2026 Usung Pelestarian Lingkungan
  4. Bernama/Astro Awani – Maraton Maybank 2026 Indonesia Tingkat Langkah Kelestarian ke Arah Neutral Karbon
  5. World Athletics – Sustainable Event Principles
    https://worldathletics.org/